Feature StoryDari Vanili Menjadi Masa Depan
Dulu Pak Salim menjual lahan sedikit demi sedikit untuk biaya sekolah anaknya. Kini vanili dari lahan yang tersisa justru mengantar anak keduanya ke fakultas kedokteran.

Gerakan sosial yang bergantung pada donasi akan selalu rapuh. Walet adalah jawabannya: bisnis bernilai tinggi yang labanya menjadi 'mesin abadi' bagi beasiswa dan pelatihan.
Empat belas rumah walet dikelola bersama warga — dari perawatan hingga panen — dengan 30% laba dikunci untuk program pendidikan. Tidak ada proposal, tidak ada menunggu; program berjalan karena bisnis berjalan.
Transparansi dijaga lewat laporan panen terbuka yang bisa diakses seluruh warga mitra.
Kisah Lainnya
Feature StoryDulu Pak Salim menjual lahan sedikit demi sedikit untuk biaya sekolah anaknya. Kini vanili dari lahan yang tersisa justru mengantar anak keduanya ke fakultas kedokteran.
Photo EssayRapat pertama koperasi dihadiri 9 orang — itupun 4 di antaranya penasaran saja. Foto-foto ini merekam bagaimana kepercayaan tumbuh dalam sepuluh tahun.
Video StoryLulus SMA, Rara hampir berangkat jadi buruh pabrik. Video ini mengikuti 18 bulan perjalanannya membangun usaha gula semut beromzet puluhan juta.