Feature StoryDari Vanili Menjadi Masa Depan
Dulu Pak Salim menjual lahan sedikit demi sedikit untuk biaya sekolah anaknya. Kini vanili dari lahan yang tersisa justru mengantar anak keduanya ke fakultas kedokteran.

Beranda/Mereka yang Digerakkan
Komunitas · Photo Essay
Warga Desa Bukit Kelapa
Kepercayaan tidak datang dari pidato. Ia datang dari harga yang dibayar tepat waktu, timbangan yang tidak berbohong, dan laporan yang boleh diperiksa siapa saja.
Esai foto ini mengikuti sepuluh tahun perjalanan Desa Bukit Kelapa: dari rapat sembilan kursi hingga panen raya yang melibatkan hampir seluruh kampung.
Perhatikan wajah-wajahnya. Yang berubah bukan hanya penghasilan — melainkan cara mereka menatap kamera: tegak, yakin, punya cerita.
Lanjutkan Membaca
Feature StoryDulu Pak Salim menjual lahan sedikit demi sedikit untuk biaya sekolah anaknya. Kini vanili dari lahan yang tersisa justru mengantar anak keduanya ke fakultas kedokteran.
Video StoryLulus SMA, Rara hampir berangkat jadi buruh pabrik. Video ini mengikuti 18 bulan perjalanannya membangun usaha gula semut beromzet puluhan juta.
Feature StoryIPK 3,8 dan tawaran kerja di Jakarta — Dimas memilih pulang mengurus pembukuan koperasi. Keputusannya sempat membuat ibunya menangis. Sekarang tidak lagi.