Feature StoryKopi yang Sama, Nasib yang Berbeda
Bertahun-tahun kopinya dihargai sekadar 'kopi asalan'. Lewat kemitraan Roemah Koffie, biji yang sama kini menyandang nama kebunnya sendiri.

Roemah Koffie bukan sekadar kedai. Ia adalah kelas: setiap barista adalah pemuda desa yang belajar produk, pelayanan, dan pembukuan — lalu 'diwisuda' untuk membuka usaha sendiri atau memimpin cabang berikutnya.
Seluruh biji berasal dari petani mitra dengan harga yang disepakati terbuka. Di dinding kedai, pengunjung bisa memindai asal kopi hingga nama petaninya.
Lima kedai, sembilan puluh empat alumni, dan satu aturan yang tidak pernah berubah: laba boleh dibagi, ilmu wajib dibagikan.
Kisah Terkait
Feature StoryBertahun-tahun kopinya dihargai sekadar 'kopi asalan'. Lewat kemitraan Roemah Koffie, biji yang sama kini menyandang nama kebunnya sendiri.